Belajar Hermes

Panduan 102 slash command Hermes Agent v0.21.7 dan pengetahuan mendalam tentang Hermes Agent. Cari perintahnya, baca penjelasannya, salin contohnya, lalu coba langsung di Hermes.

Tanda CLI berarti hanya jalan di terminal. Tanda GW berarti hanya jalan di gateway seperti Telegram. Tanpa tanda berarti jalan di semua surface. Tanda <...> berarti wajib diisi, misalnya /handoff <platform> harus diikuti nama platform. Tanda [...] berarti boleh dikosongkan, misalnya /undo [N] bisa diketik /undo saja.

Catatan hitungan. Daftar yang dikirim menyebut 43 perintah sesi dan total 103, tapi nama unik yang terhitung adalah 42 di sesi sehingga totalnya 102. Kalau ada satu perintah yang terlewat, kabari supaya ditambahkan.

10 perintah pertama

Kalau baru mulai, urutan ini cukup untuk mengendalikan Hermes sehari-hari. Klik salah satu untuk melompat ke penjelasannya.

    Tidak ada perintah yang cocok. Coba kata kunci lain atau atur ulang filter.

    Kirim file lewat terminal

    Perbedaan paling dasar: di Telegram kamu mengunggah file karena bot Hermes jauh darimu. Di terminal, Hermes sudah berjalan di MacBook-mu sendiri. Tidak ada yang diunggah. Hermes membaca file langsung dari disk, dari folder tempat kamu menjalankannya.

    Langkah-langkahnya

    1. Pindah ke folder proyek dengan cd, misalnya cd ~/proyek-laporan. Folder ini menjadi tempat kerja Hermes.
    2. Jalankan Hermes dari folder itu.
    3. Sebut file di prompt dengan nama atau pathnya. Contoh promptnya:
    Koreksi file laporan.md dan data.xlsx di folder ini, lalu sebutkan apa saja yang salah dan perbaikannya.

    Untuk dua file seperti kebiasaanmu di Telegram, sebut saja keduanya dalam satu prompt. Hermes membaca keduanya, membandingkannya, dan menjawab. Tidak ada tombol lampiran, tidak ada upload, cukup sebut namanya.

    Apa mesti satu folder

    Satu folder per proyek adalah cara paling rapi, dan ini yang disarankan. Bukan keharusan mutlak: file di luar folder tetap bisa dibaca kalau kamu menyebut path lengkapnya, misalnya ~/Dokumen/laporan.md. Tapi kalau file tersebar di mana-mana, Hermes lebih gampang salah ambil file dan konteksmu tercampur. Satu proyek, satu folder, jalankan Hermes dari dalam folder itu.

    Gambar

    Untuk gambar ada dua perintah khusus: /image diikuti path file gambar, dan /paste untuk gambar yang sudah kamu salin ke clipboard. Untuk file teks, spreadsheet, dan dokumen, cukup sebut pathnya di prompt, tidak perlu perintah khusus.

    File besar

    Hermes membatasi tiap file konteks sekitar 20.000 karakter. File yang lebih besar akan dipotong. Kalau filemu besar, tunjuk bagian yang relevan: sebut nama sheet, bab, atau baris yang dimaksud, atau pecah file jadi bagian kecil.

    Telegram vs terminal

    Memeriksa perubahan

    Setelah Hermes mengubah file, periksa dulu dengan /diff sebelum percaya. Kalau hasilnya salah, kembalikan dengan /rollback. Sebelum pekerjaan besar, amankan dulu dengan /snapshot create.

    Tips dan trik

    Sepuluh kebiasaan yang membuat kerja dengan Hermes jauh lebih enak, semuanya memakai perintah yang sudah ada di daftar.

    1. Satu proyek, satu sesi baru. Tiap mulai pekerjaan baru, buka /new dan beri judul dengan /title. Pekerjaan lama tidak hilang, ia menunggu di /sessions.
    2. Lanjutkan pekerjaan kemarin. /sessions untuk melihat daftar, /resume untuk membuka lagi. Tidak perlu menjelaskan ulang.
    3. Konteks penuh. Kalau Hermes mulai lupa hal lama, cek /context. Kalau sudah penuh, /compress dengan --preview dulu, atau /save dulu baru kompres.
    4. Coba arah lain tanpa merusak. /branch sebelum bereksperimen. Kalau gagal, percakapan utama tetap aman.
    5. Riset sambil kerja. /bg untuk riset di sesi background. Pertanyaan kecil di luar topik: /btw.
    6. Tumpuk perintah. /queue untuk antre beberapa prompt, /steer untuk mengarahkan di tengah jalan.
    7. Jawaban melenceng. /undo untuk mundur dan minta jawaban ulang, /retry untuk mengirim ulang prompt yang sama.
    8. Cari perintah yang lupa. /palette dengan Ctrl+P di terminal, atau cari di halaman ini.
    9. Arsipkan pekerjaan. /save md untuk menyimpan percakapan sebagai catatan.
    10. Darurat di gateway. /pause untuk berhenti seketika. Jangan nyalakan /yolo saat bekerja dengan file penting.

    Hal hebat yang jarang diketahui

    Hal-hal ini sering tidak diketahui pengguna baru, padahal semuanya sudah ada di Hermes.

    Project pertama dengan Hermes

    Contoh paling gampang: halaman web profil satu halaman. Pola yang sama berlaku untuk project berikutnya.

    1. Buat folder dan masuk ke dalamnya:
    mkdir -p ~/proyek-web-pertama && cd ~/proyek-web-pertama
    1. Jalankan Hermes dari folder itu.
    2. Minta rencana dulu untuk tugas besar, supaya bisa dikoreksi sebelum dieksekusi:
    /plan bangun halaman web profil
    1. Baca rencananya, koreksi kalau ada yang tidak cocok, lalu minta Hermes membangunnya. Contoh promptnya:
    Buatkan halaman web satu halaman tentang profil saya: nama, pekerjaan, dan tiga keahlian. Satu file index.html saja, tanpa framework.
    1. Minta review independen sebelum puas dengan hasilnya:
    /review cek apakah halaman ini tampil baik di HP dan tidak ada teks yang terpotong
    1. Periksa perubahan dengan /diff, arsipkan sesi dengan /save md, lalu buka /new untuk project berikutnya.

    Satu project selesai. Untuk project berikutnya: folder baru, sesi baru, rencana dulu, bangun, review, periksa perubahan.

    Mahir Hermes

    Bagian ini bukan daftar perintah. Ini pengetahuan yang membuatmu makin gacor memakai Hermes: cara Hermes berpikir, cara memberi instruksi yang dituruti, dan cara mengelola skill, konteks, dan biaya.

    1. Hermes memilih skill dari description, bukan dari nama

    Kamu tidak perlu menghafal nama skill. Hermes membaca kolom description tiap skill, mencocokkannya dengan tugas yang kamu tulis, lalu memuat skill yang paling cocok. Karena itu, jelaskan tugasnya, bukan nama skillnya. Tulis "buatkan aplikasi kasir yang rapi", bukan "pakai skill X". Kalau dua skill berebut tugas, yang diperbaiki adalah description-nya, bukan hafalanmu.

    Untuk desain UI, ada router khusus: ui-router. Description-nya dibuat luas supaya dimuat dulu untuk semua permintaan desain, lalu tabel di dalamnya menunjuk skill spesialis yang tepat. Aturan pribadimu, seperti label saja dan netral platform, menjadi bagian 0 di router itu.

    2. Satu pesan panjang lebih baik dari banyak pesan pendek

    Pesan baru yang masuk akan menginterupsi tugas yang sedang berjalan. Karena itu, kirim instruksi panjang sebagai satu pesan utuh, bukan dicicil. Tulis dulu sampai selesai, baru kirim. Kalau ada koreksi di tengah jalan, pakai /steer untuk mengarahkan, bukan mengirim pesan baru yang memotong pekerjaan.

    3. Konteks itu anggaran

    Setiap file konteks dibatasi sekitar 20.000 karakter. File yang lebih besar akan dipotong. Kalau Hermes mulai lupa hal lama, cek /context. Kalau sudah penuh, /compress dengan --preview dulu, atau /save dulu baru kompres. Satu proyek, satu folder, satu sesi baru. Konteks yang bersih membuat Hermes lebih akurat dan lebih murah.

    4. Hemat token di API

    Di setup kamu, Hermes jalan lewat API yang ditagih per token. Setiap kata yang dikirim dan diterima ada harganya. Skill caveman memangkas kata yang tidak perlu, sehingga tagihan turun tanpa mengubah hasil. Prinsipnya sama dengan belanja: modal sekecil-kecilnya, hasil tetap premium. Tapi gaya hemat itu tidak boleh merusak standar tulisanmu. Untuk tulisan, standar anti-ai-slop tetap menang.

    5. Delegasikan, lalu verifikasi

    Hermes bisa mengerjakan riset di latar sambil kamu lanjut kerja lain. Tapi hasil kerja agen, termasuk subagent, tetap harus diperiksa. Sebelum percaya perubahan file, lihat /diff. Sebelum pekerjaan besar, amankan dengan /snapshot create. Kalau salah, kembalikan dengan /rollback. Dan untuk hasil penting, minta pemeriksa independen dengan /review.

    6. Kelola skill seperti perpustakaan

    Pasang skill hanya dari repo resmi pembuatnya, setelah membaca SKILL.md-nya dan memindai skripnya dari akses kredensial atau pengiriman data keluar. Simpan cadangan sebelum mengubah description. Arsipkan duplikat sejati, pertahankan spesialis. Kalau memasang skill desain UI baru, perbarui tabel di ui-router dan tulis description-nya supaya saling lepas. Skill non-UI tidak menyentuh router.

    7. Otomasi terjadwal

    Pekerjaan berulang sebaiknya dijadwalkan, bukan diingat. /cron untuk pekerjaan pada jam tertentu, /heartbeat dan /loop untuk pemantauan berkala. Setiap jadwal punya pemilik, syarat berhenti, dan tujuan pengiriman. Jadwal yang tidak pernah menghasilkan apa-apa sebaiknya dimatikan, bukan dibiarkan jalan.

    8. Pindah surface tanpa mengulang

    Sesi yang sama bisa lanjut dari terminal ke Telegram dan sebaliknya dengan /handoff diikuti nama platform. Nama platform wajib diisi, karena /handoff tanpa tujuan tidak tahu harus ke mana. Cek gateway yang tersambung dengan /platforms sebelum pindah.

    Contoh prompt yang dituruti

    Prompt yang baik menyebut hasil yang diinginkan, batasan, dan contoh. Contohnya:

    Buatkan halaman web satu halaman tentang profil saya: nama, pekerjaan, dan tiga keahlian. Satu file index.html saja, tanpa framework. Setelah selesai, review dengan /review apakah tampil baik di HP.

    Latihan paling cepat: ambil satu kebiasaan dari daftar ini dan pakai seminggu, lalu tambah satu lagi.